memilih jurusan yang tepat ketika kuliah nanti

memilih jurusan yang tepat ketika kuliah nanti
Usai lulus sekolah, kamu akan dihadapkan lagi dengan pilihan baru yakni memilih jurusan yang tepat ketika kuliah nanti. Mungkin di antara kamu masih ada yang bingung untuk menentukan jurusan. Coba gunakan pertanyaan ini untuk temukan jurusan yang tepat untukmu.
Apa saja?
1. Di mana kelebihanmu?
Jika kamu sudah tahu di mana kelebihanmu, mungkin ini bisa mempermudahmu menemukan jurusan yang tepat untuk kuliah nanti. Jurusan kuliah sering kali secara alami bisa dirasakan. Jadi coba cari tahu dulu kelebihanmu.
2. Apa yang ingin kamu lakukan?
Apa kamu ingin menjadi dokter? Guru? atau bahkan pengacara? Jangan pernah batasi dirimu. Jika kamu memang menginginkan menjadi dokter, ikutilah kemauanmu.
3. Kemampuan apa yang ingin kamu dapatkan?
Jika kamu menyukai dunia teater, ingatlah bahwa ada kemampuan yang harus kamu pelajari. Pilihlah jurusan yang menarik dan bisa memberikanmu pelatihan di dalamnya yang kamu butuhkan. Demikian seperti dikutip dari CollegeLife About, Jumat(15/5/2015).
4. Faktor apa yang perlu dipertimbangkan?
Banyak siswa telah memasukkan sejumlah faktor yang bisa mempengaruhi pilihan mereka. Misalnya keluarga, keuangan, serta budaya mereka. Temukanlah jurusan yang bisa memberikan keseimbangan antara impian serta harapanmu. (afr)
(ful) http://news.okezone.com/read/2015/05/14/65/1149696/lima-pertanyaan-yang-membantu-temukan-jurusan-tepat
Read More

fresh graduate

 fresh graduate
Sebagai fresh graduate akan ada banyak hal yang nantinya ditemui. Tanpa saran yang baik, mereka tidak akan bisa berhasil membangun karier nantinya.
Mengutip dari Huffington Post, Sabtu (16/5/2015), inilah saran yang perlu diperhatikan bagi fresh graduate.
1. Jaringan
Melalui jaringan yang dimiliki, kamu bisa memanfaatkan orang lain, khususnya untuk bisa mendapat informasi mengenai pekerjaan.
2. Membangun hubungan
Mungkin tidak semua orang kamu sukai, tapi bisa membangun hubungan dengan semua orang bisa memberimu manfaat. Cara ini bisa digunakan untuk membuat orang-orang menyukaimu.
3. Mengatur waktu
Bagian paling penting dalma sebuah pekerjaan adalah caramu untuk bisa mengatur waktu. Pekerja yang baik, tahu caranya untuk bisa mengatur waktu.
4. Mengatur orang lain
Kamu hanya punya satu kesempatan untuk membuat orang lain terkesan denganmu. Jangan berbicara terlalu tinggi atau merendah dengan orang lain. Jangan terlalu cepat dekat dengan orang. Perlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan.
5. Adaptasi
Seorang pekerja harus bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dengan memiliki adaptasi, kamu akan bisa lebih lama bertahan.
6. Evaluasi diri
Cobalah untuk mengevaluasi diri sendiri. Mengenai kekurangan serta kelebihanmu. Kamu harus bisa menekankan sisi positif mengenai dirimu kepada perusahaan.
7. Peraturan kantor
Seperti keluarga di kantor juga memiliki isu atau berita, baik yang buruk atau baik. Jauhi hal-hal yang berbau drama, dan gosip.
8. Berwirausaha
Usai lulus, mungkin kamu bisa mencoba untuk memulai berwirausaha. Mengembangkan ide dan gagasanmu. Sampai akhirnya kamu bisa berhasil. (afr)

(rfa)http://news.okezone.com/read/2015/05/16/65/1150727/saran-untuk-fresh-graduate
Read More

keburukan yang dilihat oleh pewawancara selama interview kerja

keburukan yang dilihat oleh pewawancara selama interview kerja
Ada beberapa keburukan yang dilihat oleh pewawancara selama interview kerja. Keburukan-keburukan itu dapat mengurangi kesempatanmu untuk bisa bergabung dengan perusahaan tersebut.
Nah, supaya kamu bisa menghindarinya, berikut beberapa keburukan yang sering diperhatikan itu, seperti dikutip dari Careerealism, Minggu (17/5/2015).
1. Komunikasi yang buruk
Komunikasi yang buruk mencakup berkata terlalu banyak, berkata terlalu sedikit, dan melakukan gerakan-gerakan nonverbal yang mengganggu. Kemudian, mata tidak fokus, menggerakkan kaki, menggerakkan tubuh saat duduk adalah hal-hal yang harus kamu hindari saat wawancara. Selain itu, respons jawaban yang tidak tepat juga merupakan bentuk komunikasi yang buruk.
2. Pernyataan yang bersifat pribadi
Perusahaan mencari orang yang berkomitmen terhadap suatu posisi. Jadi, bukan waktu yang tepat bila kamu membicarakan hal-hal pribadi, seperti keluarga, hubungan, bahkan keluh kesahmu selama proses mencari kerja.
3. Berkata keburukan
Saat wawancara kerja, sering pewawancara menanyakan alasan kamu keluar dari perusahaan sebelumnya. Kamu harus menjawab pertanyaan tersebut dengan tetap positif. Pernyataan yang buruk akan memberikan kesan kepada pewawancara bahwa kamu memiliki karakter yang kurang baik.
4. Penampilan
Di proses perekrutan kerja, penampilan sangat dinilai oleh pewawancara. Penampilan adalah salah satu cara kamu menghargai dirimu sendiri dan orang lain yang berinteraksi denganmu. Gunakan pakaian yang rapi dan sesuai pekerjaan yang kamu lamar.
5. Berbicara tentang gaji
Hindari menanyakan gaji di awal wawancara. Meskipun gaji adalah hal yang penting, terlalu cepat menanyakan soal gaji dapat membuat pewawancara menilai kamu hanya bekerja demi uang. Hal yang lebih baik kamu lakukan yaitu membuat pewawancara terkesan pada keahlian dan kemampuan yang kamu miliki terlebih dahulu. (ira)
(rfa) http://news.okezone.com/read/2015/05/16/65/1150690/lima-keburukan-yang-dilihat-pewawancara-saat-interview-kerja
Read More